Kementerian Pendidikan meluncurkan Kurikulum Merdeka untuk jenjang SMA dan SMK. Kurikulum ini akan mulai diimplementasikan tahun ajaran 2025/2026.
"Kurikulum Merdeka memberi kebebasan siswa memilih mata pelajaran sesuai minat dan bakat," ujar Mendikbud. Siswa tidak lagi terpaku pada jurusan IPA, IPS, atau Bahasa.
Pembelajaran berbasis proyek juga menjadi ciri khas kurikulum ini. Siswa diajak memecahkan masalah nyata di masyarakat.
Guru dan sekolah diberikan keleluasaan mengembangkan materi ajar. Kemendikbud telah melatih 100.000 guru untuk mengimplementasikan kurikulum ini.